Pelaksanaan Koordinasi Penyediaan Satu Pintu Pendataan Karya Cetak dan Karya Rekam di Jawa Timur
Satu Pintu KCKRSosialisasi

Surabaya - Selasa, 21 Mei 2024 Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan mengadakan kegiatan Koordinasi Penyediaan Satu Pintu Pendataan Karya Cetak dan Karya Rekam yang bertempat di Ruang Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Acara ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan koordinasi antara Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Provinsi guna mewujudkan satu sistem pendataan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam yang saling terintegrasi.   Acara dibuka oleh Bapak Dwiko Yudhi Widodo, S.H., M.AP. selaku Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Bapak Dwiko mengucapkan terima kasih karena telah diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyediaan Satu Pintu Pendataan Karya Cetak dan Karya Rekam di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Bapak Dwiko juga menginformasikan bahwa Penerbit dan Produsen Karya Cetak dan Karya Rekam di Jawa Timur sebanyak 360 lembaga, terdiri dari 151 penerbit umum, 53 penerbit Perguruan Tinggi, dan 124 Penerbit Pemerintah, 10 penerbit BUMN/BUMD dan 22 Produsen Karya Rekam.  Paparan pertama oleh Bapak Melkion Donald, S. Pd., M.Hum. selaku Kepala Bidang Deposit, Pengembangan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan mengenai Praktik Baik Kebijakan Pengelolaan Serah Simpan Karya Cetak Karya Rekam (KCKR) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Bapak Melkion menyampaikan tentang capaian kinerja KCKR diantaranya KCKR terhimpun sebanyak 45.001 judul, penyediaan prasarana dan sarana layanan Deposit, penambahan jumlah koleksi muatan lokal 110 judul/eksemplar, jumlah informasi Jawatimuran terseleksi sebanyak 5.072 judul, penyusunan Bibliografi Daerah Jawa Timur terpenuhi 3.000 entri. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur secara rutin setiap tahunnya menyelenggarakan acara pemberian penghargaan kepada penerbit dan pengusaha karya rekaman yang aktif melaksanakan amanat Undang-Undang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.  Paparan dari Perpustakaan Nasional diawali oleh Ibu Emyati Tangke Lembang, S.Sos. selaku Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan. Ibu Emyati menjelaskan bahwa dengan sistem satu pintu pendataan KCKR dapat dilakukan pengawasan terhadap penerbit yang terkadang hanya menyerahkan terbitannya pada Perpustakaan Nasional namun tidak menyerahkannya ke Perpustakaan Provinsi. Dilanjutkan dengan paparan mengenai praktik penggunaan e-Deposit untuk pengelolaan karya cetak dan karya rekam analog oleh Ibu Vincentia Dyah Kusumaningtyas, S.Komp. Dalam paparannya Ibu Vincentia menjelaskan fitur terbaru e-Deposit untuk pengelolaan karya cetak dan karya rekam analog, untuk memonitoring koleksi dan pengiriman. Selain itu, Ibu Vincentia juga menjelaskan alur verifikasi karya cetak dan karya rekam analog.  Paparan terakhir oleh Ibu Ningrum Ekawati, S.Kom., M.Kom mengenai praktik penggunaan e-Deposit untuk pengelolaan koleksi karya rekam digital. Pada sesi ini, peserta diajak untuk mempelajari secara langsung menu-menu yang ada pada e-Deposit dalam tampilan akun admin dan bagaimana cara verifikasi karya rekam digital.

Penulis : Ika Sakina
Editor : Vincentia Dyah
Rapat Koordinasi Pertama Dewan Juri dan Panitia Subjek Perubahan Iklim Kegiatan Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik 2024
Pustaka Terbaik 2024

Jakarta – Rabu, 06 Juni 2024, para dewan juri dan tim panitia subjek Perubahan Iklim melakukan rapat koordinasi. Rapat yang bertempat di ruang Deputi I, Gedung E Perpustakaan Nasional RI Salemba, yang sebelumnya mendapat pengarahan dari Ibu Tatat Kurniawati, selaku Ketua Kelompok Pengelolaan Hasil Serah Simpan KCKR (Deposit) berupa latar belakang, maksud dan tujuan serta mekanisme pelaksanaan kegiatan Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik Tahun 2024.Rapat koordinasi pertama dihadiri oleh 4 orang juri dari 5 orang juri terpilih yang akan melakukan penilaian terhadap buku-buku koleksi hasil UU KCKR bersubjek Perubahan Iklim. Empat orang juri tersebut adalah :1.       Dra. Sri Sularsih, M.Si. selaku pakar perpustakaan,2.       Dr. Indra Gustari, S.T., M.Si, selaku pakar subjek dari BMKG,3.       Dr. Ir. Mahawan Karuniasa, M.M selaku pakar subjek dari Universitas Indonesia,4.       Dr. Perdinan, MNRE selaku pakar subjek dari Institut Pertanian Bogor.Sementara 1 orang juri yang berhalangan hadir secara onsite, namun menghadiri secara daring melalui Zoom Meeting yaitu :1.       Esra Nelvi M. Siagian, M.M., M.Ed selaku pakar bahasa dari Badan Bahasa. Rapat dibuka oleh Vincentia Dyah Kusumaningtyas selaku ketua tim panitia buku (Pustaka) terbaik subjek Perubahan Iklim, dengan penjelasan mengenai tujuan rapat koordinasi, yaitu untuk memilih, menilai kemudian menentukan 6 judul buku terbaik. Buku yang dinilai merupakan hasil dari pelaksanaan UU KCKR Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, yang diserahkan oleh para penerbit ke Perpustakaan Nasional RI. Beberapa judul buku yang terpilih harus sesuai dengan syarat kriteria yang telah ditentukan, selanjutnya akan masuk melalui mekanisme penilaian dan mendapatkan pemenangnya. Adapun syarat kriteria dalam penilaian buku (Pustaka) terbaik tahun 2024 ini adalah sebagai berikut :1.       Penulis adalah Warga Negara Indonesia (WNI);2.       Buku memiliki kesesuaian dengan salah satu subjek pustaka yang diangkat;3.       Terbitan nasional yang target utamanya untuk dibaca masyarakat Indonesia;4.     Memiliki tahun terbit 2019 s.d. 2023 dan sudah melaksanakan kewajiban Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam sesuai Undang Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam;5.       Karya penulis tunggal atau karya bersama tidak lebih dari 3 (tiga) orang;6.     Mempunyai nomor ISBN yang sesuai aturan Peraturan Perpustakaan Nasional RI Nomor 5 Tahun 2022 tentang Layanan Angka Standar Buku International; dan7.     Buku yang tidak diikutsertakan lomba antara lain buku pelajaran/buku ajar (text books); buku rujukan (ensiklopedi, kamus, pedoman, dsb.) dan buku hasil penelitian.Para juri yang hadir dibantu oleh tim panitia subjek Perubahan Iklim yang berjumlah 6 orang, berhasil melakukan penyortiran buku yang awalnya berjumlah 51 judul menjadi 20 judul yang kemudian akan dinilai secara lebih mendalam oleh para juri. Hasil dari penyortiran buku tersebut tidak terlepas dari adanya ketidaksesuain dengan juknis yang sudah disepakati bersama. Selanjutnya 20 judul buku yang terpilih tersebut akan didistribusikan kepada para juri dalam kurun waktu 5 pekan untuk memulai proses penilaian. Dari hasil penilaian 20 judul buku tersebut, akan diseleksi kembali untuk menuju 10 besar judul buku terbaik. Adapun 20 judul buku yang telah terpilih adalah sebagai berikut : NO JUDUL TAHUN TERBIT PENGARANG PENERBIT ISBN NO. DEPOSIT 1 Isu lingkungan global dan realistis lokal Sumatera Selatan 2022 Nike Anggraini, S.Pd. M.Sc; Drs. Khoirun Nazip, M.Si CV. Bening Media Publishing 978-623-8006-07-6 CB-D.07 2022-041673 2 Perubahan iklim dan pemanasan global 2021 Prof. Dr. Ir. Odi R. Pinontoan, M.S.; Dr. Oksfriani J. Sumampouw, S.Pi., M.Kes; Dr. dr. Jeini E. Nelwan, M.Kes Deepublish 978-623-02-3807-9 CB-D.11 2021-032057 3 Masalah dan solusi dalam pemanasan global, pangan, dan air 2022 Sari Marlina Praktek Mandiri 978-623-6773-83-3 CB-D.13 2022-027214 4 Pemanasan global : penyebab, dampak dan upaya penanggulangan bencana 2021 Sri Hastuti, Alam Maulana Goresan Pena 978-623-275-730-1 CB-D.10 2021-880 5 Dampak perubahan iklim terhadap ketahanan pangan dan hak atas pangan di Indonesia : perspektif hukum HAM internasional dan nasional 2020 Sri Wartini, Dra., S.H., M.Hum., Ph.D. UII Press Yogyakarta 978-623-6572-12-2   CB-D.13 2020-046057   6 Pembangunan berkelanjutan dalam perspektif Islam : mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia 2023 Prof . Dra. Sri Wartini, S.H., M.Hum., Nur Gemilang Mahardhika, Nur Gemilang Mahardhika,S.H.,LL.M. Buku Litera 978-623-6034-61-3 CB-D.11 2023-022424 7 Pola anomali kekeringan pada jagung berdasarkan neraca air 2020 Wawan Pembengo Universitas Negeri Gorontalo Press 978-623-284-011-9 CB-D.31 2020-046723 8 Dasar-dasar agroklimatologi 2020 Hamidah SP., MP Penerbit CV Kaaffah Learning Center 978-623-742-642-4 CB-D.21 2020-002993 9 Perubahan iklim dan dampaknya terhadap produksi pangan 2023 Prof. Dr. Aminah, SP., MP. Penerbit Deepublish 978-623-026-984-4 CB-D.11 2023-016683 10 Perubahan iklim & ketahanan pangan 2023 Mahendra Kusuma, S.H., M.Hum., Ir. H. Taufik Syamsuddin, M.Si., Ria Komala, S.T., M.T. UIN Raden Fatah Press 978-623-2503-82-3 CB-D.07 2023-024618 11 Cuaca ekstrem : mengenal, mengantisipasi, menghadapi, menanggulangi 2023 Daru Wijayanti CV. Shinyuu Japanindo 978-623-8202-25-6 CB.D.12 2023-017091 12 Pengendalian perubahan iklim dalam kehidupan beragama 2022 Dr. Joko Santoso, S.Ag., M.M. dan Dr. Sari Marlina, S.Hut., M.Si. PT. Nasya Expanding Management 978-623-4234-63-3 CB-D.12 2022-023721   13 Dampak perubahan iklim pada kesehatan masyarakat 2022 Dr. Sari Marlina, S.Hut., M.Si. Penerbit NEM 978-623-423-399-5 CB-D.12 2022-024302 14 Strategi mempertahankan produksi pertanian dalam menghadapi perubahan iklim : pertanian cerdas iklim 2023 Tania June, Yeli Sarvina PT Penerbit IPB Press 978-623-467-580-1 CB.D.10 2023-000266 15 Prakiraan dampak lingkungan 2023 Mila Sari, S.ST., M.Si., Kalasta Ayunda Putri, S.Tr.Kes., M.Kes., dan Handri Maika Saputra, S.ST. CV. Hei Publishing Indonesia 978-623-0942-26-6 CB-D.03 2023-012756 16 Perubahan iklim dan fisiologi adaptasi tanaman 2022 Prof Dr Ir Didy Sopandie, MAgr., Dr Ir Nani Heryani, PT Penerbit IPB Press 978-623-467-157-5 CB.D.10 2022-035430 17 Generasi terakhir: aktivisme dunia muslim mencegah perubahan iklim dan kepunahan lingkungan hidup 2021 Fachruddin M Mangunjaya Pustaka LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial) 978-602-7984-68-4 CB[G]-D.09 2021-013711 18 Isu lingkungan dan perubahan iklim pada transportasi (Udara, Laut, Darat, dan Kereta Api) 2019 Wendy Aritenang, Ph,D. ITB Press 978-623-7568-14-8 CB-D.10 2019-034884 19 Kebijakan luar negeri Prancis dalam merespons dinamika negosiasi iklim global 2021 Iskandar Hamonangan UI Publishing 978-623-333-072-5 CB-D.09 2021-030076 20 Desain tangkap iklim : panduan perancangan penghawaan dan pencahayaan pada bangunan tropis 2020 Dian P.E.Laksmiyanti, Poppy F. Nilasari, Failasuf H. Hendra       CV. Kanaka media 978-623-9368-24-1 CB-D.13 2020-028499

Penulis : Sufron Said
Editor : Rizki Bustomi
Perpusnas Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Pekalongan
Forum Group Discussion (FGD)

Salemba, Jakarta - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang diwakili oleh Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan, Emyati Tangke Lembang, menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan pada Senin (19/02/2024) di ruang rapat lantai 8, gedung E.  Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pimpinan DPRD Kab. Pekalongan, Hj. Hindun, dan 3 (tiga) Wakil Pimpinan, Sumar Rosul, H. Mirza Kholik, Catur Adriansah, serta 2 (dua) orang tim sekretariat. Ketua Pimpinan sekaligus Ketua tim kunjungan kerja, Hindun, menyampaikan bahwa agenda kunjungan kerja kali ini untuk berkonsultasi mengenai pengembangan bahan pustaka dan jasa informasi, khususnya berkaitan dengan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar memaksimalkan pemanfaatan layanan perpustakaan yang tersedia di kabupaten Pekalongan. “Alhamdulillah, pada tahun 2023, kami mendapatkan bantuan dari Perpusnas untuk rehab bangunan perpustakaan lama. Dan sudah diresmikan juga pada tahun yang sama”, jelas Hindun. Hadir mendampingi Direktur, Ketua Kelompok Kerja Pengelolaan Koleksi Hasil Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (Deposit), Tatat Kurniawati, Ketua Kelompok Kerja Pengembangan Koleksi Perpustakaan, Muhamad Idris Marbawi, dan Ketua Subkelompok Kerja Pengembangan Koleksi Terekam, Ramadhani Mubaraq. Pada kesempatan tersebut, Lembang menjelaskan bahwa pada tahun 2024, Perpusnas melalui penajaman programnya yang digagas oleh Plt. Kepala Perpusnas telah menetapkan program dalam rangka penguatan budaya baca dan literasi untuk menyalurkan 1.000 judul buku dengan target 10.000 perpustakaan desa. Menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh salah satu wakil DPRD perihal proses seleksi dan verifikasi bahan perpustakaan dalam rangka mendapatkan bahan bacaan bermutu, Kurniawati menjelaskan bahwa Perpusnas sebagai perpustakaan yang menjalankan fungsi sebagai perpustakaan deposit menghimpun semua koleksi hasil karya anak bangsa. “Kami, Perpusnas, menghimpun semua koleksi, baik tercetak maupun terekam. Namun, jika ada karya yang berpotensi mengancam stabilitas nasional, akan dibatasi pendayagunaannya”, lanjutnya.Lebih lanjut, Marbawi, menyoroti tentang keluhan dan hambatan yang dialami oleh pustakawan di daerah terutama dalam pengadaan bahan perpustakaan dikarenakan adanya pembatasan pada harga satuan dalam dokumen perencanaan. Untuk itu, ia mendorong agar pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk menerbitkan Peraturan Bupati untuk mengatasi permasalahan tersebut, sehingga diharapkan dapat menjadi stimulus untuk pengadaan bahan perpustakaan yang berkualitas.  Reportase: Muhamad Idris Marbawi Fotografer: Ramadhani Mubaraq

Penulis : Ramadhani Mubaraq, SS
Editor : Vincentia Dyah
Sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021 di Provinsi Nusa Tenggara Timur
Sosialisasi

Kupang – Perpustakaan Nasional melalui Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan bekerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021 yang dilaksanakan selama dua hari pada Rabu s.d. Kamis (29/05/2024 s.d. 30/05/2024).Kegiatan hari pertama, Rabu (29/05/2024) yang bertempat di Sotis Hotel Kupang dihadiri oleh perwakilan penerbit, produsen karya rekam dan Organisasi Perangkat Daerah setempat serta pegawai Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berjumlah 60 orang. Acara diawali dengan sambutan Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan, Emyati Tangke Lembang, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diwakili oleh Pieter J. Lapebesi selaku Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur serta paparan narasumber.Dalam sambutannya Emyati Tangke Lembang mengingatkan pentingnya UU nomor 13 tahun 2018 ini sebagai penggganti UU nomor 4 tahun 1990 sebagai tuntutan dari kemajuan zaman dan perkembangan teknologi informasi. Pada saat ini buku digital, koran digital, majalah digital dan publikasi digital lainnya sudah tidak asing. Semua itu adalah salah satu hasil budaya bangsa yang harus dilestarikan berupa karya cetak dan karya rekam.“Di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rentang waktu 2018 sampai dengan 2024 ada 88 penerbit aktif yang telah melaksanakan serah simpan UU Nomor 13 tahun 2018.”Sehubungan dengan hal tersebut beliau mengajak untuk para wajib serah yang belum menyerahkan hasil karyanya ke Perpustaakaan Nasional 2 eksemplar dan 1 eksemplar ke Dinas Perpustakaan dan arsip Provinsi untuk segera menyerahkan karyanya.Selanjutnya, Pieter J. Lapebesi dalam sambutannya menyebutkan bahwa karya cetak dan karya rekam merupakan salah satu hasil budaya bangsa yang sangat penting dalam menunjang perkembangan informasi, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Perlu adanya dokumentasi, salah satunya dalam bentuk KCKR sebagai alat untuk menelusuri jejak rekam, catatan Sejarah dan perkembangan bangsa. “Pelaksanaan serah simpan karya cetak dan karya rekam dilaksanakan berasaskan kebermanfaatan, transparansi, aksesibilitas, keamanan, keselamatan, profesionalitas, antisipasi, ketangkapan, dan akuntabilitas. Melestarikan hasil budaya sebagai perwujudan cipta, rasa dan karsa manusia untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjamin ketersediaan informasi yang benar bermanfaat dan berkontribusi bagi bangsa dan negara, karena ituah penerbit dan produsen karya rekam wajib menyerahkan karya nya  sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2021.”Dilanjutkan dengan paparan dari Jusa Junaedi dengan materi mengenai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021 serta Vincentia Dyah Kusumaningtyas dengan materi e-deposit yang dimoderatori oleh Ir. Yohanes Berek, Kabid Pengembangan dan Pelestarian Bahan Pustaka dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur.Pada hari kedua, Kamis (30/05/2024) dilaksanakan koordinasi pengelolaan koleksi SS KCKR bersama pustakawan dan pengelola koleksi serah simpan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam kegiatan ini, Hikmah Agustina memaparkan mengenai teknis pengelolaan koleksi serah simpan berdasarkan Standar Pengelolaan Koleksi Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam yang dilanjutkan dengan diskusi mengenai pengelolaan koleksi Deposit oleh Vincentia Dyah Kusumaningtyas, di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Melalui Sosialisasi ini diharapkan para pelaksana SS KCKR khusus nya yang berada diwilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi paham akan pentingnya pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 dan melaksanakan undang-undang ini secara tertib. Perpustakaan Nasional RI berkomitmen untuk senantiasa melakukan yang terbaik dalam proses penghimpunan, pengelolaan, penyimpanan, pelestarian dan pendayagunaan karya cetak karya rekam sebagai salah satu hasil budaya bangsa.

Penulis : Hikmah Agustina
Editor : Rizki Bustomi
Pelaksanaan Koordinasi Penyediaan Satu Pintu Pendataan Karya Cetak dan Karya Rekam di Daerah Istimewa Yogyakarta
Satu Pintu KCKR

Yogyakarta - Selasa, 23 April 2024 Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan mengadakan kegiatan Koordinasi Penyediaan Satu Pintu Pendataan Karya Cetak dan Karya Rekam yang bertempat di Ruang Seminar/Bedah Buku Balai Layanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY. Acara ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan koordinasi antara Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Provinsi guna mewujudkan satu sistem pendataan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam yang saling terintegrasi.  Acara dibuka oleh Bapak Kurniawan S.Sos., SE.Akt, M.Ec.Dev. selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY. Dalam sambutannya, Bapak Kurniawan mengucapkan terima kasih karena menjadikan DIY sebagai salah satu provinsi yang menjadi pilot project implementasi sistem pendataan satu pintu KCKR. DPAD DIY mendukung implementasi kebijakan PP Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan Peraturan Gubernur DIY No. 23 Tahun 2023 tentang Satu Data Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kesempatan ini Bapak Zulfa Kurniawan, S.IP. selaku Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi, DPAD DIY, menyampaikan bahwa total KCKR yang dihimpun oleh DPAD DIY sebanyak 70.744 judul dan masih perlu menggali potensi pelaksanaan SS KCKR dari instansi-instansi pemerintah daerah. Selain itu, Bapak Zulfa juga menyampaikan pada tahun 2022 DPAD DIY memberikan penghargaan kepada penerbit pelaksana SS KCKR dan pada tahun 2023 DPAD DIY melaksanakan pameran dalam rangkaian acara Festival Seni Yogyakarta. Untuk tahun 2024 ini DPAD DIY berupaya melakukan penyusunan rancangan peraturan daerah berdasarkan UU No. 13 Tahun 2018 dan PP No. 51 Tahun 2021 serta penyusunan SOP atau standar pelayanan penerimaan hasil SS KCKR yang berorientasi pada penerbit.Paparan dari tim Perpustakaan Nasional diawali oleh Ibu Emyati Tangke Lembang, S.Sos. selaku Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan. Ibu Emyati menjelaskan bahwa dengan sistem satu pintu pendataan KCKR dapat dilakukan pengawasan terhadap penerbit yang terkadang hanya menyerahkan terbitannya pada Perpustakaan Nasional namun tidak menyerahkannya ke Perpustakaan Provinsi.Dilanjutkan dengan paparan mengenai praktik penggunaan e-Deposit untuk pengelolaan karya cetak dan karya rekam analog oleh Ibu Vincentia Dyah Kusumaningtyas, S.Komp. Dalam paparannya Ibu Vincen menjelaskan fitur terbaru e-Deposit untuk pengelolaan karya cetak dan karya rekam analog untuk memonitoring koleksi dan pengiriman. Selain itu Ibu Vincen juga menjelaskan alur verifikasi karya cetak dan karya rekam analog.Paparan terakhir mengenai praktik penggunaan e-Deposit untuk pengelolaan koleksi karya rekam digital oleh Ibu Ningrum Ekawati, S.Kom., M.Kom. Pada sesi ini Ibu Ningrum mengajak peserta untuk mempelajari langsung menu-menu yang ada e-Deposit dalam tampilan akun admin dan bagaimana cara verifikasi karya rekam digital.

Penulis : Maria Nurmalasari
Editor : Rizki Bustomi
Perpusnas Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Pekalongan
Forum Group Discussion (FGD)

Salemba, Jakarta - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang diwakili oleh Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan, Emyati Tangke Lembang, menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan pada Senin (19/02/2024) di ruang rapat lantai 8, gedung E.  Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pimpinan DPRD Kab. Pekalongan, Hj. Hindun, dan 3 (tiga) Wakil Pimpinan, Sumar Rosul, H. Mirza Kholik, Catur Adriansah, serta 2 (dua) orang tim sekretariat.Ketua Pimpinan sekaligus Ketua tim kunjungan kerja, Hindun, menyampaikan bahwa agenda kunjungan kerja kali ini untuk berkonsultasi mengenai pengembangan bahan pustaka dan jasa informasi, khususnya berkaitan dengan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar memaksimalkan pemanfaatan layanan perpustakaan yang tersedia di kabupaten Pekalongan. “Alhamdulillah, pada tahun 2023, kami mendapatkan bantuan dari Perpusnas untuk rehab bangunan perpustakaan lama. Dan sudah diresmikan juga pada tahun yang sama”, jelas Hindun.Hadir mendampingi Direktur, Ketua Kelompok Kerja Pengelolaan Koleksi Hasil Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (Deposit), Tatat Kurniawati, Ketua Kelompok Kerja Pengembangan Koleksi Perpustakaan, Muhamad Idris Marbawi, dan Ketua Subkelompok Kerja Pengembangan Koleksi Terekam, Ramadhani Mubaraq.Pada kesempatan tersebut, Lembang menjelaskan bahwa pada tahun 2024, Perpusnas melalui penajaman programnya yang digagas oleh Plt. Kepala Perpusnas telah menetapkan program dalam rangka penguatan budaya baca dan literasi untuk menyalurkan 1.000 judul buku dengan target 10.000 perpustakaan desa.Menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh salah satu wakil DPRD perihal proses seleksi dan verifikasi bahan perpustakaan dalam rangka mendapatkan bahan bacaan bermutu, Kurniawati menjelaskan bahwa Perpusnas sebagai perpustakaan yang menjalankan fungsi sebagai perpustakaan deposit menghimpun semua koleksi hasil karya anak bangsa. “Kami, Perpusnas, menghimpun semua koleksi, baik tercetak maupun terekam. Namun, jika ada karya yang berpotensi mengancam stabilitas nasional, akan dibatasi pendayagunaannya”, lanjutnya.Lebih lanjut, Marbawi, menyoroti tentang keluhan dan hambatan yang dialami oleh pustakawan di daerah terutama dalam pengadaan bahan perpustakaan dikarenakan adanya pembatasan pada harga satuan dalam dokumen perencanaan. Untuk itu, ia mendorong agar pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk menerbitkan Peraturan Bupati untuk mengatasi permasalahan tersebut, sehingga diharapkan dapat menjadi stimulus untuk pengadaan bahan perpustakaan yang berkualitas.  Reportase: Muhamad Idris MarbawiFotografer: Ramadhani Mubaraq

Penulis : Muhamad Idris Marbawi, S.S., M.Hum.
Editor : Muhamad Idris Marbawi, S.S., M.Hum.
Forum Diskusi Dalam Rangka Koordinasi Pelestarian Karya Rekam Audio
Forum Group Discussion (FGD)

Dalam rangka meningkatkan penghimpunan dan pelestarian Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR), Perpustakaan Nasional melalui Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan melaksanakan forum diskusi bersama stakeholder. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (10/10/2023) ini dihadiri oleh perwakilan dari Asiosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI), Yayasan Irama Nusantara, Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI), Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), serta Komunitas Distorsi.Forum diskusi yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 4 Perpustakaan Nasional jalan Medan Merdeka Selatan ini membahas mengenai koordinasi pelestarian karya rekam audio sebagai bentuk implementasi UU Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dengan dua narasumber yaitu Maria Christina Putri dari ASIRI dan juga Windi Prahadya Utama dari Yayasan Irama Nusantara. Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi menyampaikan bahwa adanya fungsi dan nilai baik dari banyaknya ragam musik di Indonesia, menciptakan sebuah urgensi untuk melestarikannya. Dimana salah satu caranya adalah melalui praktik serah simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.Selanjutnya, Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan dalam paparannya menjelaskan bahwa tujuan dari pelaksanaan SS KCKR adlaah untuk mewujudkan koleksi nasional dan juga melestarikannya sebagai hasil budaya bangsa serta menyelamatkan karya cetak dan karya rekam dari ancaman bahaya. Maria Christina Putri dari ASIRI menjelaskan dalam paparannya bahwa sejak tahun 2018, ASIRI dan Perpustakaan Nasional telah bekerjasama mengembangkan platform untuk pengajuan International Standard Recording Code (ISRC) secara online dimana saat ini sudah ada lebihd ari 14.000 karya yang telah disimpankan di Perpustakaan Nasional. Sementara itu, Windi Prahadya Utama dalam paparannya menjelaskan bahwa Irama Nusantara adalah sebuah yayasan nonprofit yang bergerak di bidang pelestarian dan pemanfaatan arsip musik populer Indonesia yang didirikan pada tahun 2013Lebih lanjut, Windi menyebutkan bahwa untuk jaminan kemanan karya, Irama Nusantara menggunakan login data pengunjung (buku tamu), penurunan kualitas tampilan pustaka audio & visual serta tidak menyediakan fitur mengunduh. Dalam kegiatan ini, dihasilkan beberapa rekomendasi yang salah satunya adalah akan dilaksanakan sosialisasi bagi para pencipta lagu,  sosialisasi mengenai pemberian nomor ISRC dan ISMN serta sosialisasi pelestarian karya rekam. 

Penulis : Fajar Dian Utami
Editor : Rizki Bustomi
Sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021 di Provinsi Sumatera Utara
Sosialisasi

Medan – Perpustakaan Nasional melalui Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021 yang dilaksanakan selama dua hari pada Rabu - Kamis (4-5/10/2023).Kegiatan hari pertama, Rabu (04/10/2023) yang bertempat di Aryaduta Hotel Medan dihadiri oleh perwakilan penerbit, produsen karya rekam dan Organisasi Perangkat Daerah setempat serta pegawai Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 60 orang. Acara diawali dengan sambutan Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Mariana Ginting, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Alfian Hutauruk selaku Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara serta paparan narasumber.  Dalam sambutannya, Mariana Ginting menyebutkan bahwa Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 mempunyai isi lebih lengkap dan komprehensif daripada undang-undang sebelumnya, khususnya dalam mengakomodir kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta memberi peluang lebih banyak bagi para wajib serah untuk berpartisipasi dalam penghimpunan hasil budaya bangsa yang berupa karya cetak dan karya rekam“Di Provinsi Sumatera Utara dalam rentang waktu 2018 sampai dengan 2022 ada 281 penerbit karya cetak dan penerbit karya rekam digital aktif yang telah melaksanakan serah simpan UU Nomor 13 tahun 2018, dengan jumlah penerimaan sebanyak 7.258 judul dan 13.957 eks”.Selanjutnya, Alfian Hutauruk dalam sambutannya menyebutkan bahwa Deposit adalah salah satu layanan yang ada di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara yang layanannya bersifat tertutup. Seluruh koleksi deposit adalah koleksi/informasi yang perlu dijaga dan dilestarikan, maka koleksi/informasi deposit tidak dapat dipinjamkan kepada pemustaka.“Provinsi Sumatera Utara mempunyai banyak pengarang, penerbit, perguruan tinggi namun yang menyerahkan hasil karya atau terbitannya masih kurang, kesadaran masyarakat, penerbit maupun instansi belum memuaskan, karena itulah Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara berterima kasih kepada kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan diadakannya Sosialisasi UU Nomor 13 Tahun 2018 Tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2021.”Dilanjutkan dengan paparan dari Emyati Tangke Lembang dengan materi mengenai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021 serta Siti Khoiriyah Uswah dengan materi e-deposit yang dimoderatori oleh Wardijah, Pustakawan Ahli Madya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara.Pada hari kedua, Kamis (05/10/2023) dilaksanakan koordinasi pengelolaan koleksi SS KCKR bersama pustakawan dan pengelola koleksi serah simpan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara. Dalam kegiatan ini, Tatat Kurniawati memaparkan mengenai teknis pengelolaan koleksi serah simpan berdasarkan Standar Pengelolaan Koleksi Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam yang dilanjutkan dengan diskusi mengenai pengelolaan koleksi Deposit di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara.

Penulis : Maria Nurmalasari
Editor : Rizki Bustomi
Pemenang Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik Tahun 2023 Subjek Pemilihan Umum
Pustaka Terbaik 2023

Jakarta - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan (DDPKP) kembali menyelenggarakan acara Pekan Penghargaan Tahun 2023 yang berlangsung selama 2 hari, yakni 6 dan 7 September 2023. Bertempat di Gedung Gedung Layanan Perpustakaan Nasional, Jl. Medan Merdeka Selatan Nomor 11, Jakarta Pusat, acara tahunan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepatuhan pelaksana serah yakni Penerbit dan Produser Karya Rekam sekaligus kepada para penulis yang menghasilkan karya terbaik dan berkualitas.Ketua Kelompok Pengelolaan Koleksi Hasil Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam Tatat Kurniawati dalam laporannya menyatakan, bahwa dasar pelaksanaan kegiatan Pekan Penghargaan Tahun 2023 adalah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Perpusnas akan memberikan penghargaan kepada Penerbit dan Produsen Karya Rekam yang melaksanakan kewajiban sesuai dengan ketentuan Undang-Undang sekaligus memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berperan serta dalam mendukung kewajiban serah simpan.Emyati Tangke Lembang selaku Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan dalam sambutannya menyatakan, bahwa penghargaan ini diselenggarakan untuk memberikan motivasi kepada para penulis untuk menghasilkan karya terbaik dan berkualitas serta memacu  kepatuhan Penerbit dan Produser Karya Rekam dalam melaksanakan ketentuan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018. Acara Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik Tahun 2023 yang diselenggarakan dihari kedua, 7 September 2023, menjadi hari bersejarah bagi para penulis yang karyanya telah dipilih oleh dewan juri sebagai pemenang. Proses pemilihan ini telah melalui serangkaian penilaian dan rapat pembahasan oleh dewan juri yang berkompeten dibidangnya, sesuai dengan tema subjek pustaka yang telah ditetapkan.  Subjek pustaka Pemilihan Umum memiliki 40 judul buku terpilih dari penyaringan awal. Berdasarkan penilaian dan rapat dewan juri ditetapkan 6 (enam) orang sebagai pemenang sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Penilaian tertanggal 31 Juli 2023. Berikut Pemenang Penghargaan Buku (Pustaka) Terbaik Tahun 2023. ▪  Terbaik 1Pembatasan hak pilih warga negara karya Khairul Fahmi▪  Terbaik 2Ambang batas pemilu : pertarungan partai politik dan pudarnya ideologi di Indonesia karya Ridho Al Hamdi▪  Terbaik 3Pemilukada : optimalisasi sentra gakkumdu dan peran polri dalam penyelenggaraan pemilu yang efektif dan demokratis karya Leonardus H. Simarmata▪  Terbaik 4Sisi lain Pilkada : memahami kontestasi politik dari sudut praktis karya Asrinaldi▪  Terbaik 5Asal-usul manajemen pemilu Indonesia karya Viryan Azis▪  Terbaik 6    Dinamika pengawasan pemilu karya Ruslan HusenAtas prestasi tersebut, para pemenang berhak mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan. Hadir secara langsung saat acara, Bapak Khairul Fahmi sebagai Terbaik 1, Bapak Ridho Al Hamdi sebagai Terbaik 2, dan Ibu Dina mewakili Bapak Viryan Azis sebagai Terbaik 5. Sedangkan secara daring telah hadir Bapak Leonardus H. Simarmata sebagai Terbaik 3, Bapak Asrinaldi sebagai Terbaik 4, dan Bapak Ruslan Husen sebagai Terbaik 6.Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada Bapak/Ibu pemenang atas prestasi yang telah dicapai. Semoga apresiasi ini dapat menjadi penyemangat untuk menghasilkan lebih banyak lagi karya-karya yang inspiratif dan bermanfaat untuk membangun masyarakat Indonesia berliterasi. Diharapkan Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik ini juga menjadi pemantik semangat bagi penulis lainnya untuk tetap berkarya menelurkan yang terbaik.Buku sebagai karya tercetak mampu menemani manusia bertumbuh kembang dan mengenal abjad sebagai wujud peradaban. Memahami kata demi kata, untaian kalimat yang tak terhingga saat menjadi paragraf penuh makna adalah rangkaian pembelajaran yang tidak pernah berakhir. Terima kasih telah berbagi cerita, inspirasi, gagasan, pengetahuan, wahai penulis :) Salam sehat. Salam literasi.

Penulis : Catur Fitri Widiyawati
Editor : Gibran Bima Ghafara