Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Resensi, Karya Cetak

Deskripsi

DATA BIBLIOGRAFIS

Judul buku            : Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Pengarang             : Mark Manson

Penerjemah           : F.Wicaksono

Penerbitan             : Jakarta, Gramedia Widiasarana Indonesia, 2018

Deskripsi Fisik      : 247 hlm. : Ilus. ; 14 cm

ISBN                     : 978-602-452-698-6

No Panggil            : CB-D.9 2018-1724

 

RESENSI

Buku ini menceritakan kisah Harles Bokowski, seorang pecandu alkohol, penjudi, kasar, pelit dan tukang utang yang suka berjudi dengan wanita. Ia bercita-cita menjadi seorang penulis. Karya Bukowski secara selalu ditolak oleh hampir semua majalah, namun ia tidak menyerah dan terus menulis dan mengarang puisi.

 Tumpukan kertas yang menggunungl dan merendahkan karyanya menumpuk sampai ia menjadi editor sebuah majalah pada usia 50. 30 tahun kehidupannya hampir seluruhnya tidak berarti dalam bayang-bayang alkohol, narkoba, perjudian dan prostitusi yang sudah terlalu lama.

Sampai akhirnya ia sukses dengan judul novel pertama post office 'Didedikasikan untuk tak seorang pun'. Popularitasnya melampaui harapan setiap orang. Popularitasnya jauh melebihi ekspektasi. Meskipun dia sukses, dia tetap seperti dirinya dengan minum, menggunakan narkoba, dan bermain wanita. Sukses tidak mengubah hidupnya menjadi lebih baik.

Baginya cuek dan masa bodoh adalah cara mudah untuk mengubah harapan hidup dengan memilih apa yang penting, karena hidup pada dasarnya hanyalah serangkaian masalah yang tidak pernah berakhir. Buku ini menceritakan kisah nyata hidupnya saat ia memiliki banyak masalah yang membuatnya lebih kuat dan mencapai tujuannya.Itulah mengapa bersikap bodo amat adalah kunci untuk menyelamatkan diri dan dunia,dengan tidak mengambil pusing ketika mempunyai masalah dan merasa buruk.

Itu artinya kamu sudah memutus lingkaran setan.kematian juga menjadi alasan kenapa kita harus bersikap cuek dan bodo amat karena kita dan orang yang kita kenal akan meningal suatu saat nanti.Oleh karena itu jika kita memperdulikan sesuatu tanpa pertimbangan yang matang  maka hidup kita akan kacau.

Kelebihan Buku:

Karakter Charles Bukowski yang kuat dan keras kepala memberi kita makna unik untuk tetap acuh tak acuh dan bahagia ketika kita melihat masalah yang kita lalui. Judulnya sangat menarik, dan isinya sedikit konyol atau nyentrik. Namun, orang yang membacanya akan mengingat beberapa penggalan kalimat yang diingat, dan memutuskan apakah akan melakukan sesuatu atau tidak.

Kekurangan Buku:

Judulnya seolah memberi kesan petunjuk tidak serius, tapi di sini bisa dilihat isi buku menggambarkan seorang petarung yang mewujudkan mimpinya melawan segala rintangan.

Ulasan resensi oleh: Suci Indrawati Irwan – Pustakawan Ahli Muda Perpustakaan Nasional RI

Informasi Tambahan

Pengarang Mark Manson
Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia
Tahun Terbit 2018
Edisi -
Kota Jakarta
Lembar Kerja
Kategori Literatur Sekunder

oleh Suci Indrawati Irwan ()