Pengumuman

Pengumuman Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik 2024
Penulis : LESTARI ENDAH PRATIWI
Editor : Rizki Bustomi
Kegiatan Pemantauan Tahun 2023 terhadap Pelaksana Serah
Penulis : Atika Indana Zulfa
Editor : Gibran Bima Ghafara
Pengumuman Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik 2023
Penulis : Dinda Ayu Sumanti
Editor : Suci Indrawati Irwan

Statistik Data

Penerimaan KCKR

Tahun Karya Cetak Karya Rekam Analog Karya Rekam Digital

Karya Cetak

Kategori Total

Karya Rekam Analog

Kategori Total

Karya Rekam Digital

Kategori Total

Berita Terkini

Pelaksanaan Koordinasi Penyediaan Satu Pintu Pendataan Karya Cetak dan Karya Rekam di Jawa Timur

Surabaya - Selasa, 21 Mei 2024 Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan mengadakan kegiatan Koordinasi Penyediaan Satu Pintu Pendataan Karya Cetak dan Karya Rekam yang bertempat di Ruang Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Acara ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan koordinasi antara Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Provinsi guna mewujudkan satu sistem pendataan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam yang saling terintegrasi.   Acara dibuka oleh Bapak Dwiko Yudhi Widodo, S.H., M.AP. selaku Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Bapak Dwiko mengucapkan terima kasih karena telah diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyediaan Satu Pintu Pendataan Karya Cetak dan Karya Rekam di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Bapak Dwiko juga menginformasikan bahwa Penerbit dan Produsen Karya Cetak dan Karya Rekam di Jawa Timur sebanyak 360 lembaga, terdiri dari 151 penerbit umum, 53 penerbit Perguruan Tinggi, dan 124 Penerbit Pemerintah, 10 penerbit BUMN/BUMD dan 22 Produsen Karya Rekam.  Paparan pertama oleh Bapak Melkion Donald, S. Pd., M.Hum. selaku Kepala Bidang Deposit, Pengembangan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan mengenai Praktik Baik Kebijakan Pengelolaan Serah Simpan Karya Cetak Karya Rekam (KCKR) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Bapak Melkion menyampaikan tentang capaian kinerja KCKR diantaranya KCKR terhimpun sebanyak 45.001 judul, penyediaan prasarana dan sarana layanan Deposit, penambahan jumlah koleksi muatan lokal 110 judul/eksemplar, jumlah informasi Jawatimuran terseleksi sebanyak 5.072 judul, penyusunan Bibliografi Daerah Jawa Timur terpenuhi 3.000 entri. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur secara rutin setiap tahunnya menyelenggarakan acara pemberian penghargaan kepada penerbit dan pengusaha karya rekaman yang aktif melaksanakan amanat Undang-Undang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.  Paparan dari Perpustakaan Nasional diawali oleh Ibu Emyati Tangke Lembang, S.Sos. selaku Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan. Ibu Emyati menjelaskan bahwa dengan sistem satu pintu pendataan KCKR dapat dilakukan pengawasan terhadap penerbit yang terkadang hanya menyerahkan terbitannya pada Perpustakaan Nasional namun tidak menyerahkannya ke Perpustakaan Provinsi. Dilanjutkan dengan paparan mengenai praktik penggunaan e-Deposit untuk pengelolaan karya cetak dan karya rekam analog oleh Ibu Vincentia Dyah Kusumaningtyas, S.Komp. Dalam paparannya Ibu Vincentia menjelaskan fitur terbaru e-Deposit untuk pengelolaan karya cetak dan karya rekam analog, untuk memonitoring koleksi dan pengiriman. Selain itu, Ibu Vincentia juga menjelaskan alur verifikasi karya cetak dan karya rekam analog.  Paparan terakhir oleh Ibu Ningrum Ekawati, S.Kom., M.Kom mengenai praktik penggunaan e-Deposit untuk pengelolaan koleksi karya rekam digital. Pada sesi ini, peserta diajak untuk mempelajari secara langsung menu-menu yang ada pada e-Deposit dalam tampilan akun admin dan bagaimana cara verifikasi karya rekam digital.

Penulis : Ika Sakina
Editor : Vincentia Dyah
Rapat Koordinasi Pertama Dewan Juri dan Panitia Subjek Perubahan Iklim Kegiatan Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik 2024

Jakarta – Rabu, 06 Juni 2024, para dewan juri dan tim panitia subjek Perubahan Iklim melakukan rapat koordinasi. Rapat yang bertempat di ruang Deputi I, Gedung E Perpustakaan Nasional RI Salemba, yang sebelumnya mendapat pengarahan dari Ibu Tatat Kurniawati, selaku Ketua Kelompok Pengelolaan Hasil Serah Simpan KCKR (Deposit) berupa latar belakang, maksud dan tujuan serta mekanisme pelaksanaan kegiatan Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik Tahun 2024.Rapat koordinasi pertama dihadiri oleh 4 orang juri dari 5 orang juri terpilih yang akan melakukan penilaian terhadap buku-buku koleksi hasil UU KCKR bersubjek Perubahan Iklim. Empat orang juri tersebut adalah :1.       Dra. Sri Sularsih, M.Si. selaku pakar perpustakaan,2.       Dr. Indra Gustari, S.T., M.Si, selaku pakar subjek dari BMKG,3.       Dr. Ir. Mahawan Karuniasa, M.M selaku pakar subjek dari Universitas Indonesia,4.       Dr. Perdinan, MNRE selaku pakar subjek dari Institut Pertanian Bogor.Sementara 1 orang juri yang berhalangan hadir secara onsite, namun menghadiri secara daring melalui Zoom Meeting yaitu :1.       Esra Nelvi M. Siagian, M.M., M.Ed selaku pakar bahasa dari Badan Bahasa. Rapat dibuka oleh Vincentia Dyah Kusumaningtyas selaku ketua tim panitia buku (Pustaka) terbaik subjek Perubahan Iklim, dengan penjelasan mengenai tujuan rapat koordinasi, yaitu untuk memilih, menilai kemudian menentukan 6 judul buku terbaik. Buku yang dinilai merupakan hasil dari pelaksanaan UU KCKR Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, yang diserahkan oleh para penerbit ke Perpustakaan Nasional RI. Beberapa judul buku yang terpilih harus sesuai dengan syarat kriteria yang telah ditentukan, selanjutnya akan masuk melalui mekanisme penilaian dan mendapatkan pemenangnya. Adapun syarat kriteria dalam penilaian buku (Pustaka) terbaik tahun 2024 ini adalah sebagai berikut :1.       Penulis adalah Warga Negara Indonesia (WNI);2.       Buku memiliki kesesuaian dengan salah satu subjek pustaka yang diangkat;3.       Terbitan nasional yang target utamanya untuk dibaca masyarakat Indonesia;4.     Memiliki tahun terbit 2019 s.d. 2023 dan sudah melaksanakan kewajiban Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam sesuai Undang Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam;5.       Karya penulis tunggal atau karya bersama tidak lebih dari 3 (tiga) orang;6.     Mempunyai nomor ISBN yang sesuai aturan Peraturan Perpustakaan Nasional RI Nomor 5 Tahun 2022 tentang Layanan Angka Standar Buku International; dan7.     Buku yang tidak diikutsertakan lomba antara lain buku pelajaran/buku ajar (text books); buku rujukan (ensiklopedi, kamus, pedoman, dsb.) dan buku hasil penelitian.Para juri yang hadir dibantu oleh tim panitia subjek Perubahan Iklim yang berjumlah 6 orang, berhasil melakukan penyortiran buku yang awalnya berjumlah 51 judul menjadi 20 judul yang kemudian akan dinilai secara lebih mendalam oleh para juri. Hasil dari penyortiran buku tersebut tidak terlepas dari adanya ketidaksesuain dengan juknis yang sudah disepakati bersama. Selanjutnya 20 judul buku yang terpilih tersebut akan didistribusikan kepada para juri dalam kurun waktu 5 pekan untuk memulai proses penilaian. Dari hasil penilaian 20 judul buku tersebut, akan diseleksi kembali untuk menuju 10 besar judul buku terbaik. Adapun 20 judul buku yang telah terpilih adalah sebagai berikut : NO JUDUL TAHUN TERBIT PENGARANG PENERBIT ISBN NO. DEPOSIT 1 Isu lingkungan global dan realistis lokal Sumatera Selatan 2022 Nike Anggraini, S.Pd. M.Sc; Drs. Khoirun Nazip, M.Si CV. Bening Media Publishing 978-623-8006-07-6 CB-D.07 2022-041673 2 Perubahan iklim dan pemanasan global 2021 Prof. Dr. Ir. Odi R. Pinontoan, M.S.; Dr. Oksfriani J. Sumampouw, S.Pi., M.Kes; Dr. dr. Jeini E. Nelwan, M.Kes Deepublish 978-623-02-3807-9 CB-D.11 2021-032057 3 Masalah dan solusi dalam pemanasan global, pangan, dan air 2022 Sari Marlina Praktek Mandiri 978-623-6773-83-3 CB-D.13 2022-027214 4 Pemanasan global : penyebab, dampak dan upaya penanggulangan bencana 2021 Sri Hastuti, Alam Maulana Goresan Pena 978-623-275-730-1 CB-D.10 2021-880 5 Dampak perubahan iklim terhadap ketahanan pangan dan hak atas pangan di Indonesia : perspektif hukum HAM internasional dan nasional 2020 Sri Wartini, Dra., S.H., M.Hum., Ph.D. UII Press Yogyakarta 978-623-6572-12-2   CB-D.13 2020-046057   6 Pembangunan berkelanjutan dalam perspektif Islam : mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia 2023 Prof . Dra. Sri Wartini, S.H., M.Hum., Nur Gemilang Mahardhika, Nur Gemilang Mahardhika,S.H.,LL.M. Buku Litera 978-623-6034-61-3 CB-D.11 2023-022424 7 Pola anomali kekeringan pada jagung berdasarkan neraca air 2020 Wawan Pembengo Universitas Negeri Gorontalo Press 978-623-284-011-9 CB-D.31 2020-046723 8 Dasar-dasar agroklimatologi 2020 Hamidah SP., MP Penerbit CV Kaaffah Learning Center 978-623-742-642-4 CB-D.21 2020-002993 9 Perubahan iklim dan dampaknya terhadap produksi pangan 2023 Prof. Dr. Aminah, SP., MP. Penerbit Deepublish 978-623-026-984-4 CB-D.11 2023-016683 10 Perubahan iklim & ketahanan pangan 2023 Mahendra Kusuma, S.H., M.Hum., Ir. H. Taufik Syamsuddin, M.Si., Ria Komala, S.T., M.T. UIN Raden Fatah Press 978-623-2503-82-3 CB-D.07 2023-024618 11 Cuaca ekstrem : mengenal, mengantisipasi, menghadapi, menanggulangi 2023 Daru Wijayanti CV. Shinyuu Japanindo 978-623-8202-25-6 CB.D.12 2023-017091 12 Pengendalian perubahan iklim dalam kehidupan beragama 2022 Dr. Joko Santoso, S.Ag., M.M. dan Dr. Sari Marlina, S.Hut., M.Si. PT. Nasya Expanding Management 978-623-4234-63-3 CB-D.12 2022-023721   13 Dampak perubahan iklim pada kesehatan masyarakat 2022 Dr. Sari Marlina, S.Hut., M.Si. Penerbit NEM 978-623-423-399-5 CB-D.12 2022-024302 14 Strategi mempertahankan produksi pertanian dalam menghadapi perubahan iklim : pertanian cerdas iklim 2023 Tania June, Yeli Sarvina PT Penerbit IPB Press 978-623-467-580-1 CB.D.10 2023-000266 15 Prakiraan dampak lingkungan 2023 Mila Sari, S.ST., M.Si., Kalasta Ayunda Putri, S.Tr.Kes., M.Kes., dan Handri Maika Saputra, S.ST. CV. Hei Publishing Indonesia 978-623-0942-26-6 CB-D.03 2023-012756 16 Perubahan iklim dan fisiologi adaptasi tanaman 2022 Prof Dr Ir Didy Sopandie, MAgr., Dr Ir Nani Heryani, PT Penerbit IPB Press 978-623-467-157-5 CB.D.10 2022-035430 17 Generasi terakhir: aktivisme dunia muslim mencegah perubahan iklim dan kepunahan lingkungan hidup 2021 Fachruddin M Mangunjaya Pustaka LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial) 978-602-7984-68-4 CB[G]-D.09 2021-013711 18 Isu lingkungan dan perubahan iklim pada transportasi (Udara, Laut, Darat, dan Kereta Api) 2019 Wendy Aritenang, Ph,D. ITB Press 978-623-7568-14-8 CB-D.10 2019-034884 19 Kebijakan luar negeri Prancis dalam merespons dinamika negosiasi iklim global 2021 Iskandar Hamonangan UI Publishing 978-623-333-072-5 CB-D.09 2021-030076 20 Desain tangkap iklim : panduan perancangan penghawaan dan pencahayaan pada bangunan tropis 2020 Dian P.E.Laksmiyanti, Poppy F. Nilasari, Failasuf H. Hendra       CV. Kanaka media 978-623-9368-24-1 CB-D.13 2020-028499

Penulis : Sufron Said
Editor : Rizki Bustomi
Perpusnas Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Pekalongan

Salemba, Jakarta - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang diwakili oleh Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan, Emyati Tangke Lembang, menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan pada Senin (19/02/2024) di ruang rapat lantai 8, gedung E.  Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pimpinan DPRD Kab. Pekalongan, Hj. Hindun, dan 3 (tiga) Wakil Pimpinan, Sumar Rosul, H. Mirza Kholik, Catur Adriansah, serta 2 (dua) orang tim sekretariat. Ketua Pimpinan sekaligus Ketua tim kunjungan kerja, Hindun, menyampaikan bahwa agenda kunjungan kerja kali ini untuk berkonsultasi mengenai pengembangan bahan pustaka dan jasa informasi, khususnya berkaitan dengan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar memaksimalkan pemanfaatan layanan perpustakaan yang tersedia di kabupaten Pekalongan. “Alhamdulillah, pada tahun 2023, kami mendapatkan bantuan dari Perpusnas untuk rehab bangunan perpustakaan lama. Dan sudah diresmikan juga pada tahun yang sama”, jelas Hindun. Hadir mendampingi Direktur, Ketua Kelompok Kerja Pengelolaan Koleksi Hasil Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (Deposit), Tatat Kurniawati, Ketua Kelompok Kerja Pengembangan Koleksi Perpustakaan, Muhamad Idris Marbawi, dan Ketua Subkelompok Kerja Pengembangan Koleksi Terekam, Ramadhani Mubaraq. Pada kesempatan tersebut, Lembang menjelaskan bahwa pada tahun 2024, Perpusnas melalui penajaman programnya yang digagas oleh Plt. Kepala Perpusnas telah menetapkan program dalam rangka penguatan budaya baca dan literasi untuk menyalurkan 1.000 judul buku dengan target 10.000 perpustakaan desa. Menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh salah satu wakil DPRD perihal proses seleksi dan verifikasi bahan perpustakaan dalam rangka mendapatkan bahan bacaan bermutu, Kurniawati menjelaskan bahwa Perpusnas sebagai perpustakaan yang menjalankan fungsi sebagai perpustakaan deposit menghimpun semua koleksi hasil karya anak bangsa. “Kami, Perpusnas, menghimpun semua koleksi, baik tercetak maupun terekam. Namun, jika ada karya yang berpotensi mengancam stabilitas nasional, akan dibatasi pendayagunaannya”, lanjutnya.Lebih lanjut, Marbawi, menyoroti tentang keluhan dan hambatan yang dialami oleh pustakawan di daerah terutama dalam pengadaan bahan perpustakaan dikarenakan adanya pembatasan pada harga satuan dalam dokumen perencanaan. Untuk itu, ia mendorong agar pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk menerbitkan Peraturan Bupati untuk mengatasi permasalahan tersebut, sehingga diharapkan dapat menjadi stimulus untuk pengadaan bahan perpustakaan yang berkualitas.  Reportase: Muhamad Idris Marbawi Fotografer: Ramadhani Mubaraq

Penulis : Ramadhani Mubaraq, SS
Editor : Vincentia Dyah

Artikel dan Opini

Lima Alasan Piringan Hitam Kembali Diminati

Sejak tahun 2020, Perpustakaan Nasional kembali mengoleksi bahan perpustakaan audio visual dalam format piringan hitam (vinyl). Belakangan ini pula piringan hitam kembali populer di kalangan kolektor rilisan fisik. Toko yang menjual vinyl di berbagai kota besar pun kembali bergairah. Dengan harga yang cukup mahal dan ukuran yang bikin ribet dibawa ke mana-mana ternyata ga mengurangi antusias music lovers lho! Kira-kira apa saja sich yang membuat format musik ini kembali populer? Saya coba merangkum beberapa alasan yang bisa kalian ketahui. Mungkin bisa jadi pertimbangan kalian juga untuk mulai mengoleksi. Cekidot! 1.      KUALITAS SUARA Piringan hitam memberikan kualitas suara yang lebih detail dan alami karena proses rekamannya yang dilakukan secara analog. Alat musik yang direkam secara analog akan terdengar lebih alami karena telinga kita bekerja secara analog pula. Vinyl merekam gelombang. tidak dengan CD atau format digital (MP3) yang hanya merekam data digital berupa angka 0 dan 1. Pada piringan hitam tidak terjadi kompresi frekuensi gelombang sehingga apa yang direkam adalah apa yang akan kita dengar.   2.      COLLECTIBLE (LAYAK DIKOLEKSI) Setiap barang yang collectible pasti punya nilai ekonomi yang tinggi. Meski pun rekaman-rekaman musik terbaru juga masih dirilis dalam bentuk piringan hitam, rekaman zaman dulu lah yang paling diburu orang. Rekaman zaman dulu biasanya merupakan barang bekas yang langka. Harganya pun bisa mencapai jutaan rupiah jika kondisinya masih bagus.   3.      NILAI SENI Selain kualitas suaranya, desain jaket (cover) dari rekaman vinyl juga sangat unik. Tak jarang orang membeli  hanya karena desain covernya yang estetik. Jika koleksi di rumah sudah banyak, akan sangat cocok dijadikan dekorasi ruangan. Coba deh kalian tata sedemikan rupa di dinding rumah, dijamin akan sangat keren, lho!   4.      DUKUNGAN TERHADAP INDUSTRI MUSIK Adanya internet dan populernya platform streaming musik digital ternyata tak serta merta memberikan keuntungan bagi musisi dari segi finansial. Masih ada beberapa klausul dalam sistem streaming musik yang harus diperbaiki. Banyak diakui musisi bahwa penjualan album fisik masih jauh lebih menuntungkan dari sisi bisnis ketimbang yang didapat dari platform digital. Membeli karya fisik musisi terutama yang lokal merupakan bentuk apresiasi yang sepatutnya kita berikan. Dengan begitu, industri musik akan tetap hidup dan terus berkembang.   5.      KENANGAN Piringan hitam adalah salah satu medium rekaman musik tertua oleh karena itu ia mewakili masa lalu.  Sewajarnya, manusia adalah makhluk yang selalu merindukan kenangan. Masa kecil yang indah ditemani musik-musik yang keren dari piringan hitam adalah kenangan yang tak terlupakan. Ditambah, saat ini sudah banyak studi mengenai musik yang diterapkan sebagai terapi kognitif dan memori. Scientific proven!     Sumber: bombastis.com dan diolah dari berbagai sumber lain Penulis & desainer: Umbara Purwacaraka – Pustakawan Ahli Muda, Perpusnas RI

Penulis : Umbara Purwacaraka, S.Ikom.
Editor : Rizki Bustomi
SWOT dalam Pengelolaan Perpustakaan dengan Koleksi Digital atau Tercetak

SWOT Analysis adalah metode analisis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dari suatu perusahaan atau proyek. Ini digunakan untuk menentukan strategi yang tepat dan memberikan gambaran umum tentang kondisi saat ini dan potensi masa depan perusahaan. Lebih dari itu, analisis SWOT juga dapat diterapkan untuk menganalisis institusi non-komersial seperti lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan tinggi, atau organisasi non-pemerintah, termasuk juga perpustakaan.Perpustakaan telah menjadi pionir dalam memberikan akses informasi selama berabad-abad. Dengan munculnya teknologi digital, perpustakaan dipaksa untuk menyesuaikan strategi pengelolaan koleksi mereka untuk mencakup koleksi digital. Dalam esai ini, saya akan melakukan analisis SWOT untuk membandingkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari pengelolaan koleksi perpustakaan buku cetak dengan pengelolaan koleksi perpustakaan yang sepenuhnya digital. KekuatanKekuatan dari pengelolaan koleksi perpustakaan buku cetak terletak pada sifat fisiknya. Buku cetak adalah benda yang dapat diraba dan menyediakan rasa nyaman dan kesan familiar bagi pengunjung. Buku cetak juga mudah diakses karena disimpan di rak dan dapat dengan cepat ditemukan menggunakan Sistem Dewey Desimal Classification atau metode katalog lainnya. Selain itu, buku cetak relatif murah untuk diperoleh dan dipertahankan, sehingga mudah diakses. Bagi orang yang menyukai design interior yang terlihat smart dan juga colourful, buku beserta raknya juga dapat menjadi bagian dari interior design suatu bangunan rumah ataupun restoran.Sebaliknya, kekuatan dari pengelolaan koleksi perpustakaan dengan koleksi digital sepenuhnya terletak pada fleksibilitasnya. Koleksi digital mudah diakses dari mana saja dan dapat diakses oleh beberapa pengunjung sekaligus. Koleksi digital juga memerlukan ruang fisik yang lebih sedikit, sehingga perpustakaan dapat menambah koleksi tanpa memerlukan ruang yang lebih besar. Selain itu, koleksi digital lebih ramah lingkungan karena tidak memerlukan penggunaan kertas atau tinta. Di era digital ini, koleksi digital juga dapat disimpan pada storage komputer ataupun teknologi internet cloud yang memungkinkan perpustakaan menyimpan dan mengakuisisi ribuan bahkan jutaan koleksi digital.KekuranganKekurangan dari manajemen koleksi perpustakaan buku cetak adalah keterbatasan fisiknya. Buku cetak sangat rapuh dan mudah rusak, yang dapat menyebabkan perbaikan atau penggantian yang mahal. Buku cetak juga sulit untuk diangkut dan mungkin tidak dapat diakses oleh pelanggan yang tidak dapat datang ke perpustakaan. Selain itu, buku cetak membutuhkan ruang simpan yang besar dengan standar suhu tertentu dalam rangka pemeliharaannya untuk jangka panjang.Di sisi lain, kelemahan manajemen koleksi perpustakaan dengan koleksi digital adalah ketergantungan pada teknologi. Koleksi digital memerlukan koneksi internet yang andal dan perangkat yang kompatibel untuk diakses. Selain itu, koleksi digital dapat rentan terhadap hacking dan kehilangan data, yang dapat menyebabkan perbaikan atau penggantian yang mahal. Pada kasus tertentu, koleksi digital mungkin lebih mahal untuk diperoleh dan dipelihara, yang dapat membuatnya tidak dapat diakses oleh beberapa perpustakaan. Kerentanan lainnya pada koleksi digital, terletak pada kemungkinan virus dan malware yang bisa mencoba masuk kedalam komputer atau server yang menyimpan koleksi digital tersebut. PeluangPeluang untuk manajemen koleksi perpustakaan buku cetak ada pada potensi pelanggan untuk menemukan buku baru melalui kunjungan yang bersifat rekreasi dimana penelusuran buku di rak dan kunjungan ke perpustakaan dianggap sebagai suatu hiburan dalam satu paket. Buku cetak juga dapat ditampilkan dengan cara yang menarik secara fisik-visual, yang dapat menarik pelanggan dan mendorong mereka untuk mengeksplorasi judul baru. Selain itu, perpustakaan dapat menyelenggarakan pameran koleksi dalam rangka mempromosikan penggunaan buku cetak. Bahkan pada, beberapa jenis buku, seperti pada buku anak, kreasi terhadap perwujudan buku seperti pada pop-up-book membuat anak-anak tertarik dengan interaksi dan pembelajaran yang akan didapatkannya dengan membaca buku.Jika berbicara untuk jangka panjang, koleksi buku tercetak memiliki sumber sejarah dan informasi arkeologi dimana ilmuwan menilai aspek tahun terbitan buku dan seberapa tua usia suatu koleksi buku melalui pemeriksaan kertas yang dipakai. Di sisi lain, peluang untuk manajemen koleksi perpustakaan dengan koleksi digital ada pada kemampuan untuk memberikan akses ke beragam informasi. Koleksi digital dapat meliputi e-book, jurnal, dan sumber daya digital lainnya, yang dapat diakses oleh pelanggan dari mana saja. Selain itu, koleksi digital dapat memberikan akses ke materi informasi spesifik dengan kata kunci tertentu lebih cepat dan pengalaman membaca dengan interaksi terhadap teks yang lebih kaya dalam hal editing serta pendaya gunaannya dalam rangka kemas ulang informasi. Lebih dari itu, dalam hal teknologi Artificial Intellegence yang sedang berkembang, pendayagunaan informasi dari buku digital menjadi semakin meluas sebab AI dapat diberikan input informasi atau data dari koleksi buku yang dapat membuat teknologi AI membantu penyebaran keilmuan menjadi lebih mudah dan cepat. Sehingga, minat akademisi komputer dan teknologi informasi terhadap buku digital akan semakin meningkat dan populer dimasa mendatang.AncamanAncaman bagi manajemen koleksi perpustakaan buku cetak ada pada popularitas buku digital yang semakin meningkat. Semakin banyak orang yang beralih ke buku digital, perpustakaan mungkin kesulitan untuk mempertahankan ketertarikan masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan. Selain itu, perpustakaan mungkin menghadapi kendala anggaran yang membuat sulit untuk memperoleh dan mempertahankan buku cetaknya dalam rangka mempertahankan layanan koleksi cetak.Di sisi lain, ancaman bagi manajemen koleksi perpustakaan dengan koleksi digital sepenuhnya ada pada potensi internet dimana orang-orang tidak lagi mementingkan buku tercetak ataupun buku elektronik sebagai bahan referensi. Disisi lain,  Buku digital rentan terhadap pembajakan dan penyebaran karya kepada khalayak umum tanpa legalitas penyebaran koleksi. Hal ini marak terjadi, sebab ada banyak teknologi yang memungkinkan pelaku bisni buku ilegal melakukan penyalinan masal terhadap suatu koleksi buku digital. Selain itu, koleksi digital mungkin rentan terhadap hacking dan kehilangan data, yang dapat menyebabkan perbaikan atau penggantian yang mahal pada kasus dan jenis koleksi digital tertentu.Kesimpulan Secara keseluruhan, esai ini telah menunjukkan bahwa perpustakaan telah berperan penting dalam memberikan akses informasi selama berabad-abad. Dengan hadirnya teknologi digital, perpustakaan dipaksa untuk menyesuaikan strategi manajemen koleksi mereka untuk mencakup koleksi digital. Analisis SWOT yang dilakukan dalam esai ini menunjukkan bahwa baik buku cetak maupun koleksi digital sepenuhnya memiliki kekuatan dan kelemahan yang unik, serta peluang dan ancaman. Namun, jelas bahwa koleksi digital semakin penting dalam masyarakat saat ini dan perpustakaan harus terus menyesuaikan diri untuk memenuhi kebutuhan yang berubah dari pengunjung mereka. Secara keseluruhan, sangat penting bagi perpustakaan untuk menemukan keseimbangan antara buku cetak dan koleksi digital agar dapat memberikan layanan terbaik kepada pengunjung dan tetap relevan di era digital.

Abstrak Depo